Jakarta, (14/7)- Anggota Komisi II Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Ahmad Heryawan mendorong peran Kemendagri untuk menjaga netralitas ASN dalam partisipasi di ranah politik, khususnya dalam hal pemilu.
Menurut pria yang akrab disapa Aher, netralitas ASN merupakan salah satu isu krusial yang harus ditangani dengan penuh komitmen dan kokohnya peran Kemendagri dalam menangani permasalahan tersebut.
“Nampaknya ini diperlukan peran Kemendagri yang harus kokoh dan kuat dalam menjaga netralitas ASN,” tegas Anggota Komisi II FPKS, Aher, pada Rapat Kerja dengan Kepala Mendagri, KPU, BAWASLU DAN DKPP, di Ruang Rapat Komisi II, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (14/07).
Politisi PKS tersebut juga menekankan bahwa netralitas ASN bukan semata tanggung jawab Kemendagri dalam menangani isu krusial seperti ini, melainkan Aher menegaskan dalam menjaga netralitas ASN diperlukan keselarasan komitmen bersama antara pemerintahan pusat maupun daerah.
“Kemudian netralitas ASN ini saya kira perlu komitmen bersama pusat maupun daerah,” tambah Aher.
Lebih lanjut lagi, Aher menjelaskan bahwa dengan menjaga netralitas ASN dalam ranah politik, khususnya pada pemilu dapat mewujudkan proses pemilu yang harmonis. Terlebih, mantan Gubernur Jawa Barat dua Periode tersebut menambahkan netralitas ASN turut menjadi bukti teralisasinya Luberjurdil yang merupakan jargon pada setiap Pemilu di Indonesia.
“Pemilu yang sering diungkapkan di masa lalu ya Luberjurdil, jangan sampai jargonnya dahsyat luar biasa tapi karena tidak sesuai, maka di lapangan tidak terealisasi sebagaimana mestinya.” Pungkas Aher.