Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8%, Hendry Munief Dorong Pendamping IKM dan Kolaborasi Kementerian

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (08/07) — Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS, Hendry Munief menyampaikan keprihatinannya atas rendahnya alokasi anggaran bagi sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM) saat ditemui di Gedung Nusantara II Kompleks Parlemen, Jakarta, sebelum menghadiri rapat paripurna DPR RI.

Pernyataannya ini merujuk pada hasil Rapat Kerja Komisi VII bersama Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang, yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Dalam wawancara eksklusif bersama PKS TV untuk program PKS Legislative Report, Hendry menegaskan bahwa IKM dan UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional, yang saat ini menyumbang sekitar 61% Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Namun, menurutnya, besarnya kontribusi ini belum diimbangi dengan perhatian anggaran yang memadai dari pemerintah pusat, khususnya dari Kementerian Perindustrian.

“Kami dari Komisi VII menyampaikan usulan agar Kementerian Perindustrian dan Kementerian UMKM bisa berkolaborasi aktif dalam mendampingi pelaku IKM, sebagaimana Kementerian Sosial memiliki program Pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) di seluruh Indonesia,” ungkap Hendry.

Ia mengusulkan agar pendamping IKM dibentuk secara nasional guna memastikan ekosistem usaha kecil menengah lebih kuat, produktif, dan terarah.

Gagasan ini, menurut Hendry, menjadi krusial untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 8% sebagaimana dicanangkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk direalisasikan hingga tahun 2029.

Selain sektor IKM, Hendry juga membuka ruang partisipasi publik dari pelaku ekonomi kreatif, khususnya dari kalangan anak muda dan komunitas kreatif.

Ia mendorong agar para pelaku ekonomi kreatif dapat menyampaikan aspirasi secara langsung ke Komisi VII atau Fraksi PKS, agar aspirasi tersebut bisa diperjuangkan melalui kebijakan yang konkret.

“Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk teman-teman dari 17 subsektor ekonomi kreatif. Karena kami yakin, sektor ini adalah ‘new engine of growth’—mesin pertumbuhan ekonomi baru yang harus didukung secara serius,” tegas Hendry.

Langkah ini, menurutnya, bukan hanya tentang memperkuat kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB, tetapi juga sebagai bentuk pemberdayaan generasi muda dan akselerasi transformasi ekonomi Indonesia yang berbasis inovasi dan kreativitas.

Dengan berbagai dorongan kebijakan strategis ini, Hendry Munief menegaskan bahwa Fraksi PKS akan terus mengawal anggaran dan program-program afirmatif demi memperkuat daya saing pelaku IKM dan ekonomi kreatif sebagai kekuatan utama ekonomi nasional.